Nano silver merupakan ion silver (Argentum/Ag+) berukuran nano yang dapat menghancurkan mikroorganisme infeksius seperti virus dan bakteri. Ketika nano silver bersentuhan dengan bakteri dan jamur, partikel nano silver akan merusak dan menembus dinding sel bakteri yang akan mencegah terjadinya proses produksi enzim.

Kemudian partikel nano silver akan menghambat pertumbuhan DNA yang akan membuat bakteri mati.

Karena nano silver bersifat anti bakteri, virus dan jamur, banyak sekali yang memanfaatkan nano silver untuk produk kesehatan seperti masker, pembalut. Pada industri makanan, nano silver dimanfaatkan untuk membuat bahan kemasan anti mikroba. Oleh karena itu, nano silver dipercaya dapat meningkatkan kualitas dan keunggulan suatu produk di masa depan.

Partikel nanosilver merupakan nanopartikel perak (Argentum) yang dapat menghancurkan mikroorganisme infeksius. Mikroorganisme infeksius sendiri merupakan makhluk hidup berukuran sangat kecil yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Jenis mikroorganisme ini memiliki kemampuan yang mengancam kesehatan manusia karena dapat menjadi penyebab penyakit menular.

Kemampuan nanosilver menghancurkan mikroorganisme infeksius menjadikan nanosilver sebagai salah satu agen antimikroba yang paling kuat. Memiliki kegunaan biomedis yaitu ampuh dalam melawan infeksi, partikel nanosilver kini termasuk salah satu teknologi nano yang paling andal.

Kapasitas partikel nanosilver sebagai anti bakteri telah diuji untuk melawan bakteri, virus, ataupun jamur. Partikel nanosilver bekerja dengan melepaskan ion Ag yang dapat menyebabkan sel bakteri, virus, dan jamur mengalami kematian. Oleh karena itu, partikel nanosilver dipercaya dapat memberikan perlindungan pasif terhadap infeksi melalui penggunaannya pada produk-produk kesehatan.

Pengunaan nanosilver dalam bidang kedokteran telah diinvestigasi melalui berbagai tahap percobaan dan penelitian. Penelitian ini umumnya bertujuan untuk mengetahui potensi nanosilver sebagai bakterisidal atau zat pembunuh bakteri.

Meskipun keampuhan dan kekuatannya dalam mengatasi kuman memang telah terbukti sangat kuat, para peneliti dan ilmuwan terus melakukan penelitian untuk menimbang perbandingan tingkat keamanan dan keuntungan penggunaannya. Beberapa penelitian telah menunjukkan tingkat keamanan dari partikel ini untuk diaplikasikan guna menjawab tantangan kesehatan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa partikel nanosilver ini memiliki aktivitas anti bakteri yang efektif dalam melawan bakteri Escherichia coli. Bakteri ini merupakan jenis kuman yang dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan.

Berangkat dari hasil penelitian-penelitian tersebut, pemanfaatan nanosilver mulai diaplikasikan pada berbagai produk kesehatan, baik untuk tujuan perawatan maupun pengobatan. Di antara produk kesehatan yang memanfaatkan teknologi partikel nanosilver adalah selang dalam pembuluh darah, selang untuk napas bantuan, pembalut luka, dan material untuk menambal lubang pada gigi.

Semoga penjelasan ini dapat menjadi informasi awal dan pengetahuan dasar bagi Anda mengenai partikel nanosilver. Meski teknologi kedokteran dan kesehatan terus berkembang, jangan lupa bahwa menjaga kebersihan diri merupakan kunci utama terhindar dari penyakit menular.

Untuk Anda yang ingin menggunakan produk maklon nano silver Anda dapat menghubungi Kami untuk bekerjasama dalam pengembangan produk nano silver tersebut untuk kesehatan, kecantikan dan kegunaan lainnya.